apalah aku

Sabtu, 08 Oktober 2011
begitu tombol 'OK' ditekan, aku pun meluncur. entah tenaga apa yang mendorongku, tapi aku bersama kawananku terlontar bersamaan menyusuri lekuk liku jalur yang tidak kuketahui liukan dan kemana tujuannya. baiklah, aku ikut saja. dorongan itu terlalu kuat untuk kulawan, toh setidaknya kawananku masih berada di sekitarku.

kami berdiri berurutan, dalam satu barisan panjang, di atas sebuah gerbong panjang dan sempit yang meluncur dengan kecepatan tinggi. tapi aneh juga, kami stabil di atasnya.

dalam waktu singkat kami sampai di sebuah ruangan besar. ruangan ini penuh kesibukan. riuh sekali. satu persatu kami di dalam barisan diminta untuk maju, dan saat tiba giliranku suatu sosok di depanku (entah apa dia, aku ga pernah mengenal sosoknya) melihatku sesaat dan mengucapkan sesuatu pada kawannya.

kawan dari sosok itu mencatat apa yang dikatakannya, kemudian pergi. tidak lama kemudian dia kembali, membawakan sebuah papan bertali untuk ku kalungkan di leherku. aku tidak tau apa yang tertulis di papan itu, karena tidak lama kemudian sebuah sel kecil (kandang berterali) tiba di depanku dan aku didorong masuk ke sana.

begitu aku masuk, pintunya langsung ditutup. dan sel ini mulai meluncur, ke sebuah ruangan besar, dan kulihat kawan-kawanku tadi juga berada di dalam selnya masing2. kami masing-masing dipisahkan satu sama lain, tapi dijajarkan bersama-sama. apa maksudnya ini??

belum sempat pertanyaanku terjawab, sel-sel kawananku berikutnya mulai menyusul dijajarkan bersama kami. dan segera saja sel-sel kami mulai meluncur kembali dalam sebuah lorong gelap. posisi kami masih sama seperti waktu luncuran pertama tadi, berurutan satu per satu dalam sebuah barisan panjang, hanya bedanya kini kami berada di dalam sel kami masing2.

rasanya cepat sekali waktu berlalu, kami tiba di sebuah ruangan besar lagi, yang juga penuh kericuhan. tepat di tengah ruangan besar ini terdapat semacam court luas, yang terbagi-bagi berdasarkan kode-kode tertentu, dan kode itu menempel di sebuah kursi.

selku langsung mengarah ke salah satu kursi dan berhenti tepat di sampingnya. secara otomatis pintu itu terbuka dan sekali lagi aku merasakan dorongan sehingga aku pun terlempar keluar dari sel dan jatuh terduduk di kursi itu. dengan cepat sebuah seat belt membelit tubuhku dan kini aku sudah terikat erat di kursi itu. selku tiba2 berputar dan meluncur kembali ke arah datangnya tadi. baru aku sadari ada sebuah kode di atas tiap sel, entah kode apa itu dan apa artinya.

dalam sekejap kursi yang kududuki bergerak melaju dengan kencang. kulihat kawananku pun mengalami hal yang sama dengan kursinya. kembali melewati lorong panjang, dan tiba di sebuah ruangan besar lagi. dan sekali lagi kami semua dilemparkan ke sebuah wadah berkode tertentu. tiap satu dari kami mendapat satu wadah sendiri.

tak berselang lama, suatu sosok kembali mendatangiku dan memperhatikanku cukup lama, kemudian dia mengatakan sesuatu kepada kawannya yang segera mencatat dan pergi. kulihat kawananku pun mengalami hal yang sama. si sosok tadi akhirnya kembali bersama sosok lain yang kukira mirip dengan diriku dan kawananku.

kulihat nametag di dadanya, sempat terbaca sekilas "responseCode". dia didorong untuk duduk di wadah yang sama dengan kami, dan dengan segera, kursi yang tadi membawaku ke ruangan ini kembali lagi di sampingku.

wadahku meninggi dan mulai memutar seakan hendak "menuang" diriku ke atas kursi tadi. aku pun lagi2 jatuh ke kursi itu yang langsung mengikatku dengan seatbeltnya. setelah semua kawananku mengalami hal yang sama, kursi ini kembali melaju cepat melewati lorong yang tadi.

dan proses seperti awal tadi kembali berulang, tapi kebalikannya. sampai kusadari aku telah berada di ruangan pertamaku sebelum tombol "OK" ditekan. semua yang kupakai dipreteli, nametag-ku dilepas dan sesuatu menarikku ke sebuah sandaran, aku tertempel di sana. dan tidak lama aku meluncur keluar dari ruangan gelap itu.

aku muncul ke dunia, melalui sebuah kertas tipis. dan kulihat ada manusia di atas sana menarik sandaranku yang berupa kertas tipis. kurasakan kertas sandaranku pun berpindah tangan ke manusia lainnya yang melihat diriku dengan seksama sebelum akhirnya meremukkan sandaranku dan melemparkannya ke sebuah tempat yang sempat kulihat bertuliskan 'recycle'..

belakangan kuketahui bahwa ternyata aku tidak satu. aku berada di semua wadah yang kududuki, sebelum luncuran lain menghapus diriku dari semua wadah itu.

apalah aku ini. pasif, terduplikasi, terlempar kesana kemari. jika aku dapat memilih ketika dilahirkan, aku akan memilih jadi seorang manusia yang dapat beraktivitas di dunia nyata, bukan sebagai data 'amountTransaction' yang pasif di dunia digital..


-------------------------------------------------------------------------------------

0 komentar:

Poskan Komentar