antara harapan dan persiapan

Selasa, 03 Juni 2008

Sekian lama malam udah jadi sahabat, awalnya gw emang kaya musuhan sama malam, tapi beberapa hari belakangan, kami akur banget… ga pernah ada masalah saat gw beraktivitas di wilayah kekuasaannya, justru saat ini pagi lah yang suka jadi masalah (masalah yang sama dgn 2-3 taun lalu).

Hmmm, masalah datang dan pergi, bisa ditebak juga sih kapan mereka akan datang/pergi. Dan hal apa yang mereka bawa sampai gangguan apa yang akan mereka kasih ke gw juga bisa ditebak sebenernya. Semua pikiran2 tentang itu juga datang dan pergi, datang ga dijemput, pergi saat diusir. Sebenernya gw bersyukur udah dikasih “penglihatan” tentang kemungkinan apa yang akan terjadi itu, jadi gw bisa siap2 dengan berbagai langkah pencegahan atau langkah untuk ngatasin itu nantinya, tapi kadang gw ngerasa capek dengan itu smua dan akibatnya gw usir aja deh tuh pikiran2 kaya begitu.

Terlalu sering ngusir mereka bikin gw jadi “polos” atau “kosong”. Lama2 dengan sendirinya pikiran2 itu ga datang lagi ke gw, kaya klo ada orang yang sering main ke tempat lu trus menurut lu orang itu mengganggu dan akhirnya sering lu usir, lama2 ga dateng2 lagi. Akibatnya, gw jadi ngerasa ga punya pegangan, ga punya persiapan, selalu terlambat untuk mulai, intinya jadi goblok banget lah.

Hei kawan, yang telah lama hilang, ayolah main lagi kesini, gw kangen juga euy ternyata sama lu, kangen cara lu nyekokin gw dengan gambaran2 yang (seringnya) negative sehingga gw selalu siap dengan berbagai kondisi terburuk. Positif thinking berarti harapan, negative thinking berarti persiapan. Hal2 itu akhirnya akan membentuk karakter gw antara 2 hal tadi. Yang jelas dua2nya bagus, tinggal selanjutnya adalah pilihan, yg mana yg akan gw pilih. Mungkin gw lebih cenderung utk milih yang kedua lebih dominan. Kayanya lebih aman utk jadi orang yang selalu siap daripada orang yang lebih banyak berharap. Yah sekali lagi, itu menurut gw.

DAMAIroom Sociotech ‘n Art, 180308
Bergas Bimo Branarto


-------------------------------------------------------------------------------------

1 komentar:

bergas bimo branarto mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

Posting Komentar