wind flow simulation - lattice gas automata 1

Senin, 22 Maret 2010
ni urutan kegiatan gw di pengerjaan tugas akhir, pake program matlab.

1. bikin lattice dan boundary condition.
2. bikin kondisi partikel pada lattice.
3. bikin aturan jika partikel numbuk boundary
4. bikin obstacle (lingkaran atau garis - untuk verifikasi).
5. bikin aturan jika partikel numbuk obstacle
6. bikin aturan jika partikel numbuk partikel
7. verifikasi
8. masukin gambar ke lattice
9. jadiin gambar sebagai obstacle
10. verifikasi kuantitas fisis

yg pertama:
bikin lattice dan boundary. gw bayangin bahwa gw akan make resolusi komputer sebanyak 640 x 320 pixel. satu pixel kita bayangin aja 1 titik. nah dari sekumpulan titik-titik itu gw pilih sebagian untuk dijadiin lattice. gw bayangin lagi titik2 terpilih itu ada di semua kordinat x = 1, 9, 17, ..., 637 dan semua koordinat y = 1, 9, 17, ..., 313. jadi antar titik punya jarak masing2 8 pixel horisontal dan 8 pixel vertikal.

kalo mau nandain, bikin aja semua titik2 terpilih itu bernilai "1" dan titik2 lainnya bernilai "0".

untuk bikin boundary condition, kita tandain dulu semua titik di bagian atas dan bagian bawah pixel, berarti di semua nilai x untuk y maksimal ( = 320 ) dan y minimal ( = 1 ). semua titik2 dalam syarat ini diganti aja kondisinya, bikin jadi pake tanda - . ntar jadinya ada garis horisontal di atas dan di bawah lattice.

berikutnya gw mau bikin partikel dan kondisinya yang ada di lattice. nyatain partikel tuh ada di dalam tiap titik lattice, dengan kemungkinan 6 kondisi yang dimilikinya. 6 kondisi itu adalah 6 arah kecepatannya. dengan semua arah tersebut seperti membentuk bidang segienam sama sisi, dengan arah 1 mengarah ke sudut kanan atas segienam, dan arah 2 mengarah ke sudut kiri atas segienam, dan arah berikutnya sesuai rotasi berlawanan arah jarum jam.

untuk kondisi awal, bikin aja semua partikel memiliki arah 6, yaitu horisontal ke arah sumbu x positif.

berikutnya gw bikin pergerakan partikel di dalam lattice. gw bikin aturannya dengan gambaran bahwa partikel gerak di semua titik di dalem resolusi komputer yg gw pake, bukan cuma yang ada di dalam lattice. yg titik latticenya ntar dipake buat ngitung vektor kecepatan rata2nya aja. nah pergerakan partikel arah 1 dinyatain dengan mindahin partikel ke titik pixel di kanan atasnya. kalo ada di y maksimal, berarti partikel pindah ke x+1 dan kembali ke y minimum (ini pake syarat batas siklik). pola aturan ini bisa diterapkan untuk semua partikel di titik2 syarat batas.

setelah itu gw nyatain dengan iterasi bahwa si 'tetangga' yang bisa dikunjungin sama partikel sebagai kondisi partikel yang baru.

sampe sini gw coba untuk nampilin hasilnya dulu. jadi gw itung dulu jumlah partikel di tiap titik lattice tiap arah. trus gw itung kecepatan rata2 partikel di tiap titik lattice (selama jumlah timestep) dengan perbandingan besarnya sebagai vektor di sumbu x-y. masukin besar acuannya, untuk kondisi maksimal besar vektor kecepatannya adalah 1. nanti biar matlab yang ngitung perbandingan besar vektor kecepatan rata2 berdasarkan kondisi partikel di dalam lattice.

hasilnya ditampilin dalam koordinat kartesian x-y dengan gambar panah yang menunjukkan vektor kecepatan di tiap titik yang dinyatain sebagai lattice.

sekarang gw mau coba gimana kalo partikel nabrak boundary, trus bikin obstacle dan kondisi partikel setelah ada obstacle. gw masih belom nemu nih caranya.. kira2 gimana caranya ya??

"the answer, my friend, is blowing in the wind." - bob dylan -


... bersambung

baca selengkapnya..






-------------------------------------------------------------------------------------

dunia dan irisannya

Sabtu, 27 Februari 2010
jari2 menghentak tombol demi tombol di sebuah papan, pikiran entah ada dimana posisinya. bisingnya bahasa yang berseliweran seakan teriak-teriak di kuping dan ninggalin dengungan harmonis di kepala. dengan hal yang sama terus menerus, jelas pada akhirnya tiap keadaan yang demikian akan sampai pada titik saturasinya.

saat itulah terbersit sebuah keputusan untuk beranjak nyari suasana yang berbeda. dan keluarlah aku nyari keheningan untuk ngelepasin semua penat. nyari keheningan, suasana tenang dan santai sambil menikmati tiap momen yang terlewati sambil bercanda, bergurau, dan tertawa.

apa mau dikata, ternyata tempat yang dituju, yang seolah menyiratkan kedamaian dan keheningan yang aku cari justru jadi pemicu suasana yang tidak menyenangkan. teriakan-teriakan berseliweran dari berbagai penjuru, makin mengeraskan dengungan di kepala. nada-nada tinggi merajalela. perintah demi perintah saling bersambut. buset, makin sakit aja kepala ini, makin panas, makin berdenyut dan siap meledak.

akan jauh lebih baik kembali ke posisi awal dimana suara teriakan, letupan kemarahan, dan kebisingan yang kurasa hanyalah berada di alam khayal. ya, memang di sini selalu kudapat keheningan yang kucari. di sini kudapat kedamaian yang kucari.

tiap orang punya dunianya masing2. tiap orang punya kegiatannya masing2. tiap orang punya masalahnya masing2. tiap orang punya kejenuhannya masing2. tiap orang punya kenyamanannya masing2. ga ada yang bisa nyatuin 2 dunia (dari dua orang). yang paling jauh bisa dilakukan adalah membuat irisan antara 2 dunia.

jelas bukan keinginanku kalo aku ga bisa berada dalam kerumunan orang yang saling berteriak. bising, ga kuat kepalaku nerimanya. aku suka melihat kerumunan dari jauh, aku suka mengomentari kebisingan dari jauh. aku selalu beranjak dan nemuin kenyamananku saat berada di suatu posisi yang relatif sunyi dan bisa melihat keramaian.

keramaian itu bisa jadi stimulus bagi kreativitasku untuk berkembang. atau bisa juga jadi stimulus bagi ketenangan yang coba kuraih. tapi keramaian itu hanya bisa jadi stimulus ketika aku tidak berada di dalamnya.

inilah duniaku. silakan untuk mengartikannya sebagai 'dunia dalam keterasingan', 'atau dunia tanpa eksistensi' atau istilah lain, suka2 lah. mau dibilang apa juga aku tetap jadi aku yang begini. yang pasti irisan yang paling jauh bisa kuterima adalah sejauh batas toleransi duniaku.

baca selengkapnya..






-------------------------------------------------------------------------------------

siklus, energi dan entropi

Selasa, 02 Februari 2010
setelah sekian lama keliling dan melolong ke seluruh penjuru dunia, tampaknya sekarang saat yang tepat untuk balik ke hutan lagi. duduk di tengah hutan, di tepian sungai sambil nyelupin kaki ke air yang ngalir, ngerasain partikel angin yang semilir berhembus bersandar pada sejumlah besar kisi segi enam, mandangin hijau-hijauan yang bersenda gurau satu sama lain, mbayangin bahwa kehidupan sesungguhnya berjalan diskrit jika didekati tanpa unsur emosi, bahwa keserbamungkinan yang disediakan oleh sang pencipta dapat didekati dengan melihat energi yang terkandung di dalam sistem tertentu itu, bahwa hutan hijau ini memiliki sifat tertentu yang harus dipertimbangkan jika ingin mengubah aspek fungsionalnya demi kepentingan lain yang katanya demi kemajuan dan teknologi, dan bahwa teknologi erat kaitannya dengan material dan sifat-sifatnya terutama yang berkaitan dengan kelistrikannya..

yah, di hutan ini aku hanya mengamati dan membayangkan bagaimana alam ini bekerja. aku sendirian dalam hutan ini, dan oleh karenanya otakku leluasa untuk bergerak bebas.

mbayangin lagi waktu-waktu yang udah terlewati kemarin, selama masa distraksi, seketika aku mbayangin keterkaitan antara motif sistem dengan tingkat kekacauan yang akan dihasilkannya. sesuai bunyi hukum 2 termodinamika yang menyatakan bahwa pada suatu sistem terisolasi entropi (kekacauan) nya akan meningkat mendekati maksimum, yang konsisten dengan hukum pertamanya yang menyatakan bahwa energi yang dimiliki sistem tersebut adalah penjumlahan dari semua energi yang dimasukkan ke dalamnya dengan kerja yang dilakukan kepada sistem itu.

kita artiin 'sistem terisolasi' sebagai sistem yang memiliki energi, dapat menerima energi dari luar, dan tidak melepaskan energi ke lingkungannya.

----------

sekarang kita misalkan sistemnya adalah diri sendiri dan kita andaikan pikiran sebagai partikel yang menyusun keberadaan diri. diri kita adalah bagian kecil dari lingkungan kita (anggaplah lingkungan sosial). terjadi berbagai hal di lingkungan kita maka secara otomatis kita menerima energi (bisa berupa informasi atau emosi). energi itu masuk ke dalam diri kita sehingga energi (informasi atau emosi) dalam diri kita bertambah dan secara alamiah pikiran kita akan bekerja terus menerus sesuai kandungan energi yang dimilikinya.

jika kita menempatkan diri kita sebagai sistem yang terisolasi, bisa kita bayangin pikiran dan emosi yang terus menerus berproses dan bergolak dan berkutat di dalam sistem saja (seputar diri sendiri) lama kelamaan akan menghasilkan entropi (kekacauan) yang makin lama makin tinggi.

apa yang bisa terjadi kemudian?

kita tau energi ga bisa dibuat dan ga bisa dihilangkan. energi akan ngalamin perubahan bentuk. sekarang kita bayangin balon. kalo bagian dalemnya diisi energi tertentu (ga ada energi yang keluar dari balon) lama-lama energi itu akan berubah jadi panas yang akan bikin balon ngembang sampe ukuran maksimalnya dan ikatan pembentuknya ga sanggup untuk nahan tekanan panas sehingga meledaklah balon itu.

diri kita juga punya toleransi tertentu terhadap tekanan. diri kita cukup fleksibel sampai batas toleransi tersebut. dan jika batas toleransi itu terlewati, jangan salahkan alam jika diri kita akhirnya meledak kaya balon tadi.

kasihlah energi kita ke lingkungan. pastikan tiap input energi yang masuk ke dalam sistem diri kita diolah secukupnya dan ada output kembali ke lingkungan kita. biarkan tiap perpindahan energi memiliki sirkulasi yang baik. kita terima informasi atau emosi dari lingkungan, kita olah, dan kita berikan lagi informasi atau emosi ke lingkungan.

--------

dengan konsep yang sama, kita bisa bayangkan hal serupa jika 'sistem'nya adalah organisasi dan 'lingkungan'nya adalah kondisi luar yang menaungi organisasi itu. dan 'partikel' penyusun sistemnya adalah tiap individu di dalam organisasi itu.

atau jika 'sistem'nya adalah kekerabatan, 'lingkungan'nya adalah kondisi sosial, yang lebih luas, yang melingkupi kekerabatan itu. dan 'partikel'nya adalah tiap individu di dalam kekerabatan itu.

atau jika 'sistem'nya adalah negara, 'lingkungan'nya adalah dunia. dan 'partikel'nya adalah semua manusia yang hidup di dalam negara itu.

--------

lingkungan memberi energi ke dalam sistem. energi tersebut menggerakkan partikel dalam sistem. jika energi ga dikeluarkan maka akan mengacaukan partikel sehingga membuat sistem jadi panas dan meningkatkan tekanan dalam sistem. jika energi dikeluarkan dengan baik maka tingkat entropi dapat terkontrol dan kemudian bisa disesuaikan untuk tujuan tertentu dengan baik.

--------

gimana contoh ngelepas energi ke lingkungan? gw coba jawab dengan menggeneralisir perkataan john f kennedy:

" jangan tanyakan apa yang bisa sistem terima dari lingkungannya, tapi tanyakan apa yang bisa sistem lakukan bagi lingkungannya "

dan dengan mengingat bahwa sistem ditentukan oleh partikel dan kandungan energi yang dimiliki oleh partikelnya.

baca selengkapnya..






-------------------------------------------------------------------------------------

sindrom akhir semester

Jumat, 15 Januari 2010
sindrom akhir semester nih, mikir2 lagi udah ngapain aja selama kuliah di semester ini. betapa awal semester disibukin sama baca2 dan nulis2 untuk keperluan Tugas Akhir 1 (TA1, baca: tai) dan selesai di pertengahan semester. mengingat lagi awal semester ganjil kmaren banyak diisi dengan liburan dan dipake bbuat ngerjain si TA1 itu. begitu selesai urusan sidang 1 rasanya kaya udah selesai kuliah, padahal masih ada beberapa mata kuliah wajib yang gw ambil di semester lalu.

niat awalnya sih ngejar ketinggalan materi, tapi ternyata gw ga sanggup ngejar, yang ada adalah makin ketinggalan dan beberapa mata kuliah terpaksa dipasrahkan kepada yang berwajib, yaitu dosen dan nasib.

dari 5 mata kuliah yang gw ambil, sampe kemaren udah 3 nilai keluar, IP sementara 1,5. 2 mata kuliah bisa lulus karena kebaikan dosen: 1 mata kuliah pake 2 kali penilaian (UTS dan UAS) dan dua2nya open book, 1 mata kuliah lagi dikasih nilai-ajaib-para-veteran oleh sang profesor. sebenernya gw malu sih lulus (atau lolos) dengan kondisi itu, tapi mengingat realita yang ada di depan mata, yah harus cukup puas lah dengan itu. 1 mata kuliah sih emang pasti lulus karena penilaian dari presentasi dan pas gw ngintip nilai tiap presentasi sih ga jelek2 amat :D.

sekarang nunggu 2 nilai terakhir: katanya sih yang satu udah keluar kmaren sore, satu lagi hari ini baru keluar (kata dosennya sih gitu).

-------

sejak awal kuliah udah ada targetan akan make waktu kuliah semaksimal mungkin (maksimalnya 6 taun), akhirnya awal kuliah dipake untuk main2 dan berkutat dengan pikiran2 non-materi-kuliah dan baru ngejar di 2 taun terakhir. beginilah deadliner, ngebut menjelang akhir. lebih tegang, lebih panik, dan tiba2 jadi lebih ada perasaan harus ngerti untuk mata kuliah yang udah diambil.

kuliah reguler rasanya tuh kaya masuk ruangan dan ketemu banyak orang dan melakukan brainstorming. materi dateng kaya badai di otak, menuntut adanya diskusi2 untuk nyamain persepsi. untuk apa semua itu? untuk pemahaman. untuk apa pemahaman itu? entah.. bagi orang2 dengan rasa ingin tau yang tinggi dan keinginan untuk mengkuantisasi kualitas alam mungkin sangat senang dengan mata kuliah yg gw ambil.

seorang senior pernah bilang:
"tau bedanya anak mipa (khususnya fisika) dan anak teknik? kalo anak teknik tuh bikin senjata sesuai dengan musuh yang dia hadapi saat itu, kalo anak fisika tuh bikin senjata karena pengen bikin senjata yang bisa menghadapi semua jenis musuh tapi ga tau apa/siapa musuh sebenernya.."
senior yang lain bilang:
"di otak tuh ada memori dan ada interpretasi. fisika adalah penggunaan memori dan interpretasi."

hmmm,
memori, interpretasi, senjata untuk semua jenis musuh. hal2 kecil diperhatiin sebanyak2nya, dihubungin dengan teori tertentu dan bikin solusi yang sifatnya umum (bisa dipake untuk tiap kasus khusus - satu kasus adalah satu jenis musuh). yah, konsekuensi dari semua itu adalah kita harus siap untuk brainstorming sesering mungkin (baik sendirian mau pun ramean). berat, emang berat. tapi mau gimana lagi, ini bagian dari konsekuensi akibat pilihan yang gw ambil sesaat sebelom ngisi Fisika ITB sebagai pilihan kedua di formulir SPMB 2004.

--------

dalam suatu mata kuliah pilihan (yang gw ambil secara ga sengaja, tiba2 pengen) gw dikenalin dengan sebuah metode pembahasan fisika yang termasuk baru (30an taun termasuk baru kali yah) dan di sebuah mata kuliah lain (yang ga sengaja harus gw ambil karena lulus lama dan berakibat kena kurikulum baru) gw dapet materi tentang fluida. setelah ngambil 2 mata kuliah 'ga sengaja' itu tiba2 gw baru nemu topik untuk gw jadiin bahasan akhir di kuliah gw.

di akhir semester itu gw keluyuran nyari2 dosen yang tepat dan sampailah sama seorang dosen yang ga gw kenal sebelomnya, dan dia juga ga kenal gw sampe saat itu. pertanyaan pertama beliau pas gw ngetok pintu ruangannya, "kamu siapa?" dan gw jawab "bimo bu, yang kmaren nelfon". dan setelah kenalan, basa-basi sambil nanya kondisi akademis gw saat itu, dia bilang "bukannya saya ga mau jadi pembimbing kamu ya, tapi saya ga mau beban kamu pindah ke saya." dan dengan modal speak2 setan a la politikus bangsat dalam sebuah perbincangan yang alot dan cukup tidak hangat akhirnya beliau sadar bahwa telah terjerat dan terpaksa nerima untuk jadi pembimbing gw :D.

dan begitu dapet topik, dapet pembimbing, dan dikasih beberapa referensi akhirnya gw mulai nemuin sebuah sisi yang menyenangkan dari fisika. minimal gw jadi bisa mbayangin untuk apa gw belajar dan mikir njelimet2 dengan kalimat2 aneh dengan bahasa matematika yang (katanya sih) bermakna fisis tertentu. dan emang di sana lah gw bertengger, di tengah lautan bahasa matematika yang minta diterjemahin jadi bahasa manusia dan gambar untuk kemudian minta diterjemahin lagi ke bahasa program. sekarang sih blom mulai mrogram :D, bukan bermaksud nyepelein TA2 (baca: programming) yang harus selesai paling lambat bulan juli 2010, tapi liburan dlu deh :D.

---------

dan setelah nulis sejauh ini, gw jadi bingung sebenernya gw mau nulis apa sih??

yah, entah apa yang mau gw tulis sebenernya, yang pasti gw baru mulai agak ngerti bahwa:
. fisika adalah metode untuk memahami semua fenomena yang terlihat.
. belajar adalah konsekuensi dari tujuan pemahaman.
. nilai (seharusnya) adalah sebuah ekses atas pemahaman kita tentang sesuatu.

seharusnya kita ga kuliah untuk ngejar nilai, apalagi sekedar ngejar kelulusan atau ijazah. kuliah seharusnya dilakukan sebagai sebuah proses menuju pemahaman akan sesuatu. kuliah untuk cari kerja? seharusnya kerja diperoleh bukan karena ijazah kelulusan atau indeks prestasi, tapi karena pemahaman akan sesuatu.

dan dengan kondisi itu, akan jauh lebih baik jika kuliah tuh ga dibatasi waktu dan biaya, karena proses seseorang dalam memahami sesuatu akan berbeda dengan orang lainnya. pembatasan tanpa adanya pencerdasan tidak akan membuahkan pemahaman. tidak ada pemahaman sama aja tidak ada pendidikan.

dan sampe sini gw jadi makin bingung, sebenernya gw mau nulis apa??

---------

harap maklum kalo ga jelas, sekali lagi gw ingatkan yang gw tulis di awal kalimat gw: sindrom akhir semester.

baca selengkapnya..






-------------------------------------------------------------------------------------

jalan raya jakarta raya

Rabu, 23 Desember 2009
kata seorang penulis perjalanan di luar rutinitas membangun suatu keterasingan dan merangsang seseorang untuk berinteraksi dengan dirinya sendiri. itu gw baca di salah satu majalah bulanan di rumah, setelah beberapa jam perjalanan dari bandung. ngeledek kali nih orang, sepanjang perjalanan di tol gw tidur :D hahahaha. tapi wajar lah, tol emang membosankan.

sesampenya di sebuah terminal yang udah lumayan agak rapihan dikit, gw nyari2 gorengan (buat alesan makan cabe, biar melek lagi) trus naik ke angkot. duduk di depan. lagi di perjalanan, ada seorang ibu berhentiin angkot yg gw naikin pas angkotnya udah deket sama posisi dia berdiri. langsung lah tuh supir banting stir ke kiri dan ngerem agak mendadak. trus si ibu nyamperin pintu depan sambil nanya ke sang supir  "ciputat pak?".

tanpa ngejawab si supir langsung tancep gas lagi. gw jg jadi ikutan mikir kok si ibu itu masih pake nanya rute angkot ini padahal di kaca depan ketulis "PAMULANG - LEBAK BULUS". yah positif thinking aja mgkn si ibu ini ngiranya trayek pamulang-lb bulus tuh ngelewatin ciputat. negatif thinkingnya sih si ibu itu belom bisa baca. semoga aja pikiran negatif gw itu salah.

balik ke supir, makin serem aja dia nyetirnya. banting kanan, banting kiri, rem mendadak, ngegas lebih mendadak. cem sirkuit aja tuh jalan raya, padahal lagi macet. jalan yang didesain 2 jalur terpaksa berubah jadi 4 jalur. angkot gw balapan sama angkot lain dengan trayek sama. begitu macet si angkot musuhnya angkot gw langsung ngambil jalur tengah dan mendesak orang2 di jalur yg berlawanan arah untuk mepet ke kiri ngasih dia jalan. angkot gw ga mau kalah dong, langsung pepet kiri nyalipin (apa nyelip) mobil2 sambil ngelaksonin orang2 atau motor yang ada di pinggir jalan. edaann, seru juga sih sebenernya, tapi berhubung gw duduk di depan gw jg ngeri dong kalo angkot gw ngelewatin tiang listrik dengan jarak antara mobil dan tiang sekitar 20 senti doang tanpa ada pengurangan kecepatan.. sebenernya dari dulu juga kaya gini sih, tapi karena udah lama ga ngerasain lagi jantung jadi berdebar kencang sekali..

sampe di rumah, tepar!! langsung mandi, makan, tidur2an sampe ketiduran. gile, gimana rasanya kerja di jakarta ngandelin angkot utk transportasi harian..

---

2 hari kemudian, tepatnya hari ini, dari pagi gw nganterin kakak gw ke pasar minggu. berangkat dari rumah jam 7 karena jam 9 kakak gw udah janjian untuk interview. sejak mau berangkat udah diwanti-wanti lewat rute tertentu utk ngehindarin macet. kondisinya gw dan kakak gw sama2 ga tau dimana persisnya posisi tempat interview. dengan mengacu sama ancer2 yang dikasih sama pihak kantor sehari sebelomnya kami berangkat. jam 8 udah sampe di sekitar tempat yang diancer-ancerin. ternyata kami tetep ga nemu lokasinya dan akhirnya keterusan hampir sampe depok. setelah ngeliat peta, akhirnya kami puter balik dan jalan pelan2.

sampe di sekitar terminal pasar minggu, macet banget!! mobil terpaksa jalan pelan2 terus. tiba-tiba kerasa ada benturan di belakang. pas gw liat spion ada motor abis nabrak mobil gw bagian belakang (mungkin kenceng, ga tau juga deh gw) trus dia jatoh. refleks gw ngerem di tempat dan mau turun, pas gw liat dia udah bisa berdiriin motornya lagi baru deh gw minggirin mobil ke kiri dan ngecek kondisi, ternyata kaca lampu pecah. bisa diganti lah, ga masalah (sorenya ganti kaca lampu 15ribuan). mungkin lagi ngantuk aja kali si pengemudi motor itu, mentang-mentang besok libur natal trus dia sambil ngantuk berangkat pagi2 naik motor (nyambung ga ya?).

akhirnya nyampe di tempat interview jam setengah 9. kantornya masih tutup. jam 9 kurang 15 ada satu pegawainya baru dateng. jam 9 tepat kami masuk ke kantor. jam 9 lewat 5 baru deh sang penginterview pada dateng. jam 9 lewat 15an baru deh kakak gw dipanggil untuk interview. cepet banget interviewnya, ga sampe 2 batang rokok samsu kakak gw udah keluar lagi. janjian ketemu temennya trus makan siang di sekitar cassablanca.

perjalanan menuju kuningan diwarnai kemacetan yang cukup berarti. ternyata itu belom seberapa. begitu masuk jalan cassablanca, gw baru sadar ternyata emang nyetir di jakarta ini dibutuhkan konsentrasi sangat tinggi dan daya tahan prima. udah tau macet, tetep aja para supir berusaha ngisi ruang-ruang kosong yang ada di jalan. persis kaya aliran air. begitu ada ruang kosong, di sana lah air bergerak utk ngisi.

mobil dan motor saling berlomba ngisi ruang kosong. sangat mungkin ada gesekan-gesekan antar kendaraan. yang penting seruduk sana seruduk sini, lebih cepat sampai lebih baik. selalu ada penambahan paksa 2 - 3 jalur dari jumlah jalur yang udah ditentuin. dari jalan yang 3 jalur, tiba2 bisa sampe ada 5-6 banjar barisan mobil di jalan itu. gile. dan semuanya seolah-olah siap saling nyeruduk!

mau ga mau gw kebawa juga deh :D seruduk sana seruduk sini. untung mobil gw bukan mobil mewah dan mengkilat. jadi kalo mau ngadu sama mobil mewah atau mengkilat, jelas dia lebih takut lecet daripada gw :D.

-----

emang deh emosi tuh menular. psikologi yang kebentuk sama lingkungan, selama waktu dan jarak tertentu akhirnya mempengaruhi juga kondisi psikologi individu di dalemnya. apalagi ditambah terik matahari yang menyengat, dengan hembusan angin yang panas, ditambah lagi lalu lintas padat, dengan adanya suasana kesenjangan yang cukup kerasa dari supir angkutan umum ("gw udah panas2an gini di kendaraan gw, elu enak adem pake AC, gw dluan lah yang jalan!!" - ini keliatan dari tatapan mata penumpang dan supir metromini waktu lagi rebutan ruang kosong sama mobil keluaran baru) alhasil terbentuklah iklim peperangan a la hutan di tengah fasilitas kota yang katanya metropolitan.

peperangan itu juga makin bertambah seru dengan adanya luncuran motor2 yang meliuk2 nerobos tiap celah tanpa peduli pengendara lainnya. bener2 kaya hujan peluru dari arah belakang dan hebatnya peluru ini ga cuma jalan lurus dengan percepatan konstan tapi bisa belok2 dan ngubah2 kecepatan seenak jidat.

dan akhirnya setelah mengikuti peperangan yang seakan tanpa akhir itu, para ksatria (masing2 pengendara kendaraan) terbagi jadi 2 macem: ada yang makin liar dan ga peduli sama sekelilingnya, ada juga yang mulai nurunin emosinya (mungkin sambil ngedumel2 dalam hati atau ngobrol atau nyetel musik atau ngerokok) dan nurunin agresivitasnya.

letih. bener2 ga kebayang kalo harus berbaur dengan kerasnya peperangan hutan metropolis ini tiap hari. makin mantaplah tekad gw, gw ga mau gawe di jakarta.

baca selengkapnya..






-------------------------------------------------------------------------------------

fenomena awal bulan

Senin, 09 November 2009
1. refresh akademik
setelah 2 minggu ngutak ngatik materi kuliah utk persiapan uts, begitu beres musim uts langsung ilang lah semua beban. refreshing!! pikiran tiba2 jadi ngeblank karena ga tau lagi mau mikirin apaan (padahal kuliah masih ada!). akhirnya berpaling lah gw ke tawaran proyek sebuah tim di kampus. masih berkisar soal akademis, awalnya ada 3 modul sisa, tadinya gw ngincer yang sesuai sama TA gw, ternyata udah diambil sama temen gw, jadilah gw ngambil modul sisa, yaitu materi yang sama sekali ga gw ngerti (karena ngambil satu kali doang mata kuliahnya langsung lolos).

sempet mikir2 banyak sih soal ngambil modul ini atau ngga, karena gw bener2 blank sama materinya tapi akhirnya gw pikir ga ada salahnya lah klo pun mesti buka-buka bukunya lagi. dan ternyata setelah gw buka bukunya, karena yang dibutuhin untuk kontennya tuh masih sangat umum (gambaran konsep umum) jadi ga terlalu ribet dan gw malah nemuin materi di sana ternyata nyambung juga sama TA gw. yah semoga aja gw ga salah nangkep konsepnya.

2. reinstall komputer
akhir oktober tiba2 monitor gw mati total. semaleman gw abisin tanpa komputer, bosen juga (kebiasaan sehari-hari di depan komputer), positifnya sih gw lebih leluasa bersosialisasi sama anak2 kosan tanpa ada 'tekanan' dari komputer. besoknya gw bawa tuh monitor ke tempat reparasi deket kosan gw. berharap bisa dibenerin saat itu juga, tapi ternyata mesti nginep dulu sehari. yaudah deh berarti mesti ngelewatin hari itu dan besoknya tanpa komputer. untung ketemu sama 'laptop bispak' punyanya sih pemilik 'motor perek' yang digilir melulu sama anak2 kosan gw. gw pake tuh laptop bispak sampe monitor gw beres dan bisa dipake lagi.

mulailah gw membabi buta lagi sama komputer dan internet gw, tiba2 dateng email dengan sender facebook, yang isinya sebuah program executable yang katanya untuk security password facebook. tanpa pikir panjang (bego banget!!) langsung gw donlot tuh program dan gw eksekusi. awalnya ga ada efek apa2 sampe gw matiin tuh komputer gw. begitu gw nyalain komputer berikutnya windows explorer ga bisa kebuka dan hang. coba aktifin antivirus ngehang juga. ga ada pilihan lain, (lagi-lagi) reinstall!!

3. renovasi kamar
awalnya tiap gw ke kamar mandi selalu ada tetesan air dari jendela kamar mandi. kamar mandi mepet sama kamar gw. besoknya gw mulai kawatir sama tetesan air itu karena dia netes dari celah kabel lampu kamar mandi (bisa korslet nih!) dan gw ga nyalain lampu kamar mandi sejak saat itu. baru setelah itu gw penasaran dari mana asal air itu, dugaan gw dari kamar mandi lantai atas gw, ada yg bocor dan rembes lewat tembok. gw kira ga bahaya selama gw ga nyalain lampu kamar mandi.

malem itu gw tidur di kosan temen, pas gw balik besoknya gw nemuin ada genangan air di kamar gw, pas di jalur bekas pembobolan lantai kos gw sebelumnya. gw pikir ini efek samping dari pembobolan lantai, trus gw ambil pel dan gw bersihin tuh genangan (untung ga kena aliran listrik apa pun). setelah kering gw tunggu bentar sambil gw liatin tuh bekas bobolan lantai, tapi kok ga ada air keluar lagi. mulai deh curiga lagi jangan2 bukan dari lantai. pas gw mau nutup gorden jendela kamar, ternyata gorden gw basah. baru gw ngeh ternyata ini akibat rembesan yang sama dengan tetesan di kamar mandi. saat itu juga lapor ke ibu kos, baru tadi siang diberesin.

4. review makna sebuah hubungan
2 tahun terakhir ini banyak temen-temen, kira2 masih sepantar gw lah, pada nikah. yang gw tangkep dari mereka tuh mereka coba untuk ngeharmonisin 2 kehidupan sejak awal (dari masa-masa seumuran gw yang notabene adalah masa penanaman cita-cita dan perjuangan awal untuk menggapainya). konsekuensi (disadari atau pun tidak) dari harmonisasi sejak awal ini tuh sejak awal cita-cita mereka dengan pasangannya masing-masing adalah sama. mereka emang membentuk satu cita-cita untuk dicapai bersama. perjuangan bersama sejak awal.

kemarin gw ke jakarta untuk dateng ke pernikahan tante gw dengan orang yang sekarang jadi om gw. masing2 udah berkeluarga, single parent dengan 2 anak. mereka bersahabat udah lama, bahkan anak mereka juga ada yang bersahabat. setelah sekian lama masing2 berjuang sendiri untuk ngehidupin dan nyekolahin anak2nya, mungkin ada juga titik jenuh dan ngerasa sendirian. gimana pun juga ada pasti keinginan untuk tua bersama orang yang kita sayang. di sana lah arti lain dari sebuah hubungan berpasangan, untuk share kehidupan masing-masing dan saling support. beda sama peristiwa kawinan temen2 gw, kawinan ini bener2 nggambarin pernikahan sebagai simbol irisan dari kehidupan 2 mahluk independen yang udah sampai ke batas maksimalnya dalam berjuang sendiri.

ga ada yang bener dan ga ada yang salah dari dua penggambaran pernikahan tadi, semuanya balik lagi ke cara kita memandangnya aja. untuk gw pribadi, gw sangat suka dengan pernikahan tante gw karena dia udah berjuang maksimal sebagai 'mahluk yang mandiri' sampai menemukan lagi kodratnya sebagai 'mahluk yang butuh teman'. bener2 sebuah perjalanan dan pencarian hidup yang maksimal.

5. reconsider ego
sering banget gw mengucap hal-hal yang ga seharusnya gw ucap. entah itu ucapan kosong, atau juga ucapan yang emang ada artinya, tapi ternyata artinya salah (maafin gw kawan2). smua itu dimulai dari sebuah ego yang mungkin berlebihan. gw yang cuma segini gini aja mencoba meninggikan diri melalui ego lewat ucapan-ucapan atau tindakan-tindakan sembrono dan kadang sok tau. ini hal yang terus-terusan gw evaluasi sejak jaman gw blom kenal internet sampe setiap hari ketemu sama internet.

gw cuma seorang yang banyak ga tau dengan sejuta pertanyaan yang ga semuanya akhirnya bisa kejawab, dan pada saat tertentu gw ngrasa lebih hebat dari yang lain karena gw ngerasa pernah mempertanyakan itu lebih dulu dari yang lain (yah ini perasaan doang, sombong yah..) walaupun sebenernya gw dan yang lain sama aja ga taunya akan sesuatu itu. kepikiran terus sama komentar seorang temen gw di komen notes fesbuk temen gw yang lain "gw gapapa jadi/disebut bodoh, asalkan gw tau semua jawaban dari semua pertanyaan yg pernah gw tanyain..". makasih kawan2, maafin semua kesombongan gw, gw perlu belajar banyak dari kalian..

baca selengkapnya..






-------------------------------------------------------------------------------------

vitamin c dosis tinggi

Rabu, 14 Oktober 2009
suatu hari idung gw meler abis2an, trus gw berusaha keluarin semua lendir di idung itu, akibatnya (entah gimana) idung gw jadi mampet. badan meriang tak karuan. akhirnya gw liat masih ada sisa ester c (bukan iklan lho, cuma referensi) dan gw masukin 3 keping ke dalem botol aqua 1,5 liter yang masih keisi 1/4-nya.

ternyata oh ternyata..

dalam semalem ingus2 langsung pada keluar, lendir2 di tenggorokan juga mbrojol keluar di tiap batuknya, idung mampet diatasi dengan tambahan bantuan dari orang tua bijak. besoknya, disertai dengan istirahat yang cukup, meriang gw juga sangat berkurang bahkan menghilang.

hasil dari begadang terus tiap malem selama, minimal, seminggu terakhir. ditambah cuaca yang lagi berubah-ubah ga menentu (setelah panas banget, langsung ujan dan malemnya dingin banget), masuk angin sih udah pasti. dilengkapi dengan virus-virus flu yang nyebar ke seluruh penjuru dengan sifat geraknya yang isotropis. ternyata kita emang harus punya senjata vitamin c dosis tinggi, sangat baik untuk daya tahan tubuh.

baca selengkapnya..






-------------------------------------------------------------------------------------

Lattice Gas Cellular Automata

Senin, 12 Oktober 2009

Gerakan pada fluida yang terlihat pada eksperimen menampilkan dua sifat dalam satu aliran yang bisa dijelaskan secara teoritis masing-masing menggunakan persamaan diferensial eliptik (untuk bagian tengah fluida) dan persamaan diferensial hiperbolik (pada bagian pinggir fluida). Persamaan perantara yang menjelaskan perubahan sifat itu tidak dapat ditemukan sehingga penjelasan mengenai fluida tidak dapat dilakukan hanya dengan pendekatan eksperimen atau teoritis saja.



Cellular Automata

Pada akhir 1940-an, Ulam dan von Neumann mengusulkan bahwa program komputer dapat digunakan untuk mensimulasikan kehidupan. Ide awalnya adalah tiap entitas merupakan sebuah sistem yang berada pada sebuah titik kisi dan saling terhubung dengan tetangganya. Keadaan pada suatu time step akan menentukan kondisi keterhubungan antar mereka pada time step berikutnya.

Mereka menyatakan bahwa pada kondisi tertentu, tingkah laku kolektif seluruh sistem menjadi sedemikian kompleks sehingga mengimitasi aspek dari sistem biologis, lebih spesifik lagi, yaitu sistem reproduksi. Sistem saling-terhubungan antara sistem terbatas ini akhirnya dikenal dengan nama Cellular Automata.

Sistem Cellular Automata merupakan metode penggambaran berbeda mengenai fenomena fisika, alih-alih menggunakan solusi numerik dari persamaan diferensial dalam menyatakan gerak, sistem ini menggunakan komputer untuk mensimulasikan aspek-aspek fisis yang dijadikan acuan oleh persamaan-persamaan tersebut. Pada pembahasan mengenai dinamika fluida, sistem analisa numerik secara teoritis tidak mampu menjelaskan beberapa perubahan sifat yang terjadi dalam aliran.

Lattice Gas Automata

Pada 1970-an Hardy, Pazzis dan Pomeau membuat sebuah model untuk menggambarkan pergerakan fluida. Model yang disebut Lattice-Gas ini menggunakan konsep atomik dalam menggambarkan pergerakan makro pada fluida. Mereka menganalogikan adanya partikel yang terletak pada sebuah kisi fiktif pada fluida dan bergerak dengan memegang prinsip kekekalan massa dan kekekalan momentum. Partikel-partikel ini diandaikan memiliki massa yang sama, dengan kecepatan yang sama. Model ini, disebut dengan Lattice Gas Automata model HPP, menggunakan kisi segi empat dengan empat arah kecepatan.

Partikel pada model fluida ini memiliki jarak konstan pada kisi, bergantung pada mean free path partikel. Kondisi awal ditentukan dengan memberikan kecepatan partikel pada kisi. Waktu dibuat diskrit dalam satuan time-step. Pada tiap time-step partikel akan berpindah dan terhambur. Kecepatan partikel dinyatakan sebagai vektor yang menunjukkan kemana partikel tersebut akan bergerak pada tiap time-step berikutnya. Jika terjadi tumbukan, partikel yang bertumbukan akan mengalami perubahan arah kecepatan dan berlaku sifat kekekalan momentum (jumlah momentum pada saat t sama dengan jumlah momentum pada saat t+1).

Pada penerapannya fluida yang dimodelkan bersifat anisotropik, bertentangan dengan sifat fluida asli yang isotropik. Sifat isotropik berarti partikel memiliki keseragaman sifat fisis, seperti elastisitas dan konduktivitas pada semua arah, serta memiliki kemungkinan yang sama untuk bergerak ke setiap arah. Pada model ini tensor momentum invarian pada rotasi π/2.

Kemudian pada tahun 1986 model ini disempurnakan oleh Frisch, Hasslacher, dan Pomeau dengan sebuah model berbentuk segienam dengan enam atau tujuh arah gerak kecepatan. Model ini diperoleh dari kritik terhadap model HPP, dan menurut penghitungan matematis, ternyata sifat isotropis akan diperoleh jika tensor momentum invarian pada rotasi π/3 . Sifat ini diperoleh pada bentuk kisi segitiga sama sisi.



pada model FHP, dinamika partikel secara umum dinyatakan dengan persamaan
ni(x+ci,t+1) = ni(x,t) + Δi[n(x,t)]

t bernilai integer dan menyatakan satuan tiap time-step.
ni merupakan variabel Boolean yang menyatakan ada (ni=1) atau tidaknya (ni=0) partikel.
i menyatakan arah gerak partikel, dalam hal ini kita menggunakan 6 arah gerak sehingga i=1,2,3,..,6.
ci menunjukkan arah gerak dan x menyatakan posisi awal.
Δi merupakan variable Boolean yang menyatakan ada (Δi=1) atau tidak (Δi=0) partikel yang mengalami tumbukan pada arah i.

ni(x+ci,t+1) menyatakan kondisi partikel pada titik kisi x dengan kecepatan tertentu pada time-step t+1, ni(x,t) menyatakan kondisi partikel pada saat t (kondisi awal), Δi[n(x,t)] menunjukkan ada atau tidaknya tumbukan yang terjadi pada partikel di kisi pada arah tertentu.

silakan baca juga:

baca selengkapnya..






-------------------------------------------------------------------------------------

coretan dan dongeng

Minggu, 04 Oktober 2009

Sejak beberapa hari terakhir ini saya asik bercengkrama dengan kertas dan bolpen, sesekali ketemu papan kunci dan neken-neken beberapa huruf yang tergambar di mukanya. Sesekali juga membelai tikus yang berkabel. Sesekali juga ngelongok ke mata anehnya temennya si kawan hitam.

Sesekali juga saya keluar dari gua berlantai mblendung yang ga juga diberes-beresin sama si empunya kuasa. tersengat panas matahari bandung di waktu siang, ngedenger suara canda bocah-bocah berseliweran make seragam, bersendawa bersama kawan-kawan biru yang mulai menampakkan kedewasaan dalam pikiran dan habitatnya masing-masing, duduk di sebuah sandaran menonton parodi yang diselenggarakan oleh sebuah institusi ternama sambil berkomentar dan/atau tidur di tengahnya.

Atau bahkan keluar saat matahari udah tidur lagi, sekedar nyari rokok dan/atau kopi sambil lewat berkomentar ke para tetangga yang ngariung di depan sebuah rumah bertingkat, menggelar meja di belakang sebuah mobil dengan modus bermain gaple padahal menanti pulangnya seorang anak kos berkulit putih berwajah manis berkelakuan bebas. Dan kadang ikut duduk bersama mereka sekedar melempar gosip tentang ini itu sambil ngisep beberapa batang rokok sebelom akhirnya balik ke sebuah gua yang dengan seenaknya saya sebut sebagai studio.

Kembali mengambil bolpen, meracau di atas kertas, sambil sesekali neken-neken papan kunci dan ngelongok ke mata anehnya temennya si kawan hitam.

Saya liat-liat lagi apa yang udah kecoret di berlembar-lembar kertas. Sebentar saya bengong ngliatnya sambil mikir ‘ni apaan sih?’ dan setelah sekian teguk kopi panas dan sekian isep rokok kretek baru deh pertanyaan tadi kejawab ‘owh, ini kan yang tadi..’. dan berusaha nyoret sesuatu di kertas sambil mikirin jawaban pertanyaan barusan yang dirasa cukup menjawab padahal ngawang-ngawang.

Buntut dari jawaban pertanyaan itu adalah sebuah ide bernama ‘ulang lagi aja ah..’ dan saya mulai nggambar trus diikuti dengan keterangan-keterangannya (mungkin kata ‘kegelapan’ agak lebih cocok utk gantiin kata ‘keterangan’). Tapi ga ngaruh lah semua pikiran-pikiran kaya gitu, sejauh ini mereka ga ngubah arah (baik terhadap waktu maupun komponen ruang) pikiran melenceng dari aliran utama pikiran saya.

Dan inilah dia, satu dari sekian lembar, saya cuplik yang dapat terbaca dengan paling jelas.



Tenang, harap kita semua tetap berpikir positif.

Dengan pikiran positif gambar di atas bisa berubah jadi sebuah cerita menarik tentang sekumpulan mahluk di dalem sebuah ruang tertentu. Anda ga percaya? Sama, saya juga.

Gini aja, sekarang silakan anda nyamankan posisi duduk anda, senyaman mungkin, nyandar kalo perlu atau naikin kaki ke meja atau duduk a la warteg, bebaskeun weh meh santai. Kalo anda akan ngerasa nyaman setelah nge-close halaman ini, silakan di-close. Gimana nyamannya aja lah.

----------


mahluk seperti ikan dan sang raksasa


Jadi begini, pada suatu ketika di malam yang dingin dan gelap sepi, benakku melayang pada sekumpulan mahluk seperti ikan; bersirip, bernafas dengan insang, tapi dia punya taring yang besar dan kuat, kita sebut saja dia ‘mahluk-seperti-ikan’. Mahluk ini berhabitat di laut terdalam, demikian habitat mereka sehingga mereka dikaruniai kemampuan penglihatan yang sangat buruk, atau kita sebut saja mereka buta. Di samping kekurangan dalam hal penglihatan, secara alamiah mereka diberi anugerah umur yang sangat panjang sampai waktu tak terhingga, kita sebut aja mereka mahluk abadi.

Mereka masing-masing berenang kesana kemari, bergerak bebas ke segala arah, tanpa terbelenggu oleh suatu apa pun. Dalam kondisi tanpa gangguan dari mahluk lain, gerakan mereka adalah murni milik kehendak mereka sendiri.

Tanpa mereka sadari, sesosok raksasa mengintai mereka dari atas kapalnya yang hampir tenggelam. Sang raksasa telah bersiap dengan tombak di tangan kanan dan jaring di tangan kirinya. “lumayan lah buat cemilan!”, demikian pikir sang raksasa.

Dengan gerak perlahan tapi pasti, sang raksasa melemparkan jaringnya yang langsung terbenam di laut tersebut. Gerakan mulus si jaring dalam ayunannya mengikuti arus membuat mahluk-seperti-ikan tidak menyadari bahaya yang akan segera menyergap mereka.

Tak berapa lama jaring tersebut telah menyelimuti sebagian mahluk-seperti-ikan. Dan dengan satu hentakan cepat tangan sang raksasa membawa jaring tersebut membungkus sebagian mahluk yang masih belum juga menyadari bahwa diri mereka berada di dalam ruang baru yang tercuplik dari lautan luas.

Mahluk-seperti-ikan yang berada di bagian yang nempel dengan jaring lambat laun mulai nyadar bahwa mereka kini dibatasi oleh sesuatu yang halus dan berbentuk jaring, dia segera memberitau kawan-kawan lainnya yang langsung bergerak masing-masing menandakan kepanikan mereka. Insting untuk bertahan hidup membuat beberapa dari mereka secara inisiatif segera mengerumuni satu celah jaring dan berusaha memperbesar celah itu agar mereka dapat keluar.

Dan berhasil! Sebuah celah telah terbentuk di bagian itu dan beberapa dari mereka melaju keluar dari kungkungan jaring. Celah itu demikian pasnya dengan ukuran badan mereka jadi untuk ngelewatinnya mereka harus bergerak tegak lurus dengan lebar celah. Sayangnya, mereka lupa memberitau kawan-kawan lainnya bahwa ada lubang yang dapat digunakan untuk keluar.

Sekarang jumlah calon makanan raksasa itu berkurang sebagian. Jumlah pengurangan mereka sama dengan jumlah mahluk-seperti-ikan yang bergerak dengan kecepatan tertentu yang ngelewatin satu-satunya celah itu. Karena mereka mahluk abadi, maka jumlah mereka di lautan itu tidak berkurang satu pun.

Sang raksasa dengan cepat dapat nyimpulin bahwa kekekalan jumlah mereka dinyatakan sebagai perbandingan antara jumlah pengurangan mereka di dalam jaring dengan jumlah mereka yang keluar dengan kecepatan tertentu yang ngelewatin celah. Dan dengan anggapan seperti itu, sang raksasa merasa tidak perlu khawatir kalo saat ini dia cuma dapet sedikit mahluk-seperti-ikan, toh dia bisa ngambil sisanya di kemudian waktu.

Melihat reaksi mahluk-seperti-ikan yang bergerak liar ketika dia tarik jaringnya tadi, dia mendiamkan jaringnya sesaat dengan harapan mahluk-seperti-ikan lupa bahwa mereka sedang dijaring. Dan memang ternyata mahluk-seperti-ikan terlihat tenang seperti sediakala.

Sang raksasa tiba-tiba menghentak kembali jaring dengan kuat sehingga sekeliling jaring menekan ke dalam. Seketika itu juga tekanan yang diberikan seluas permukaan jaring membuat mahluk-seperti-ikan di dalamnya kembali menjadi panik dan kembali bergerak membabi buta. Mereka tiba-tiba mengubah kecepatan gerak mereka, mengubah arah gerak mereka, dan dalam perubahan itu ada yang dengan beruntungnya berhasil kabur melalui celah. Kembali jumlah mereka berkurang, menyisakan para mahluk-seperti-ikan yang terperangkap dalam kekalutan.

Melihat reaksi mahluk-seperti-ikan yang seperti itu, sang raksasa kembali berpikir “emangnya sekeras apa sih gw nariknya tadi, kok segitunya amat reaksinya?”.

…..bersambung

baca selengkapnya..






-------------------------------------------------------------------------------------

biar tidur

Rabu, 30 September 2009
gara-gara kmaren dan sebelom2nya susah tidur jadilah gw nanya2 si om cara biar bisa tidur.. nemu deh beberapa tips yang mungkin agak nyleneh buat sebagian orang, doyan dah gw yang nyleneh gini..

------

Quiet Ears

This technique is an ancient Eastern meditation as well as a great way to fall asleep.

  1. Lie on your back with your hands behind your head, fingers interlocked, and your palms cupping the back of your head. Get as relaxed as possible (This position make take a little while to get used to).

  2. Place your thumbs in your ears so that you are pressing the outer flap of your ear and blocking the entrance to the ear canal.

  3. Lie quietly and listen for a high-pitched sound that you will gradually hear inside your head.

  4. Lie there for 10 to 15 minutes and concentrate on that sound. Then put your arms to your sides and go to sleep. (Don't worry about all the stories of people who have ringing in their ears. This is different -- and natural.)

------

Smoke Yourself to Sleep

"I've found the best thing to get me asleep is cannabis—and all the people I know who smoke it agree.' - Anonymous

http://www.well.com/~mick/insomnia/insomnia.27.html

bos-bos yang ada di atas sana, legalin dong cannabis biar gampang dicarinya!

------

Visualize Something Boring

We like this one in particular. The beauty of it is you can turn a negative into a positive. Just visualize that you are someplace that you have always found extremely boring. It could be listening to a particular teacher who was so boring that he or she almost always put you to sleep. Perhaps it's some friend or acquaintance whose incessant talk and theories put you to sleep. Maybe it's your work, maybe it's your commute each day.

Whatever it is, visualize it. And recapture that bored, tired, heavy, sleepy feeling that you always experience. Let that feeling spread through your mind and all through your body till you're filled with complete tiredness and sleepiness. It works.

http://www.well.com/~mick/insomnia/insomnia.22.html

------

Imagine It's Time to Get Up

This is a neat one too. Kind of a variation on the previous technique. Imagine that you're not allowed to go to sleep. Imagine that your morning alarm has gone off and it's time to get up and go to work. You know how delicious that feeling is in the morning when it's time to get up but you're so tired and your eyes are very heavy and you shouldn't do it but you just want to fall right back to sleep for a few minutes more?

Well, we find you can often bring that about just by imagining as fully and realistically as possible that it's morning, that you have to get up, put your feet on a cold floor, stagger around the house, take a cold shower, and do whatever unpleasant things you associate with getting up in the morning. The more unpleasantly you can imagine it, the more you won't want to do it. And the more you'll just want to stay in bed and sleep. Try it. You'll be surprised how tired and sleepy your mind can make your body.

http://www.well.com/~mick/insomnia/insomnia.23.html

------

Green Cows—and Other Animals of Color

"Actually, I feel a little silly passing this along since I'm up right now with, well, insomnia. But, a technique I've generally had good success with is to visualize animals in the wrong colors. For example, blue cat, green cow, red elephant, and so on. After coming up with a color/animal combination I try to actually visualize it and then I move on to the next one. Coming up with the combinations and then trying to picture the animal seems to keep my mind occupied and distracted from whatever stressful thoughts were keeping me awake and it gets boring enough that I can generally fall asleep pretty quickly. I've shared this with two coworkers with insomnia and they've reported that it helped them as well." - Candace

http://www.well.com/~mick/insomnia/insomnia.36.html

------

seru juga ya nyari cara untuk tidur, mungkin emang 'tidur' tuh bukan sekedar mekanisme biologis tapi juga produk psikologis..

cara 1 dan 2 kayanya sih emang mberesin masalah dari sisi biologis, tapi cara 3, 4 dan 5 tuh ngatasin masalah secara psikologis.. 3 cara terakhir ga manjur untuk sebagian orang, tapi bisa manjur untuk sebagian orang lain..

banyak yang cerita ke gw kalo orang itu lagi kumat insomnianya, dia mbayangin hal-hal atau suasana yang damai dan nyaman buat dia, tapi kalo melakukan itu, malah bawaannya gw pengen mikir dan malah makin ga tidur..

jadi yah, psikologis tiap orang tuh beda dan itulah yang bikin keunikan dari tiap orang, dan itulah yang menarik menurut gw. dan metode-metode psikologis kaya gini lah yang gw suka.

mari kita coba malem ini..

gutlak oka, gutlak oki..


baca selengkapnya..






-------------------------------------------------------------------------------------

kemaren

kemaren pagi gw kesiangan, kuliah harusnya jam7 tapi gw baru bangunnya jm 7.30 jadilah gw buru-buru ngabisin kopi yang gw tinggal dari malemnya trus berangkat ke kampus. sampe kampus jam8. masuk kelas, nyengir sebagai tanda maaf ke dosen, trus duduk manis sambil ndengerin dosen sambil ngerjain beberapa soal pr yang blom terkerjakan. tiba-tiba tak disangka-sangka, gw sakit perut dan seketika itu juga gw beranjak menuju kamar mandi terdekat untuk e'e.

ketika e'e keluar, bentuknya ga terlalu keras dan ga terlalu lunak, pas lah. trus mulai kecium aromanya yang menggugah. yang gw perhatiin, ternyata emang bau e'e gw suka beda-beda. apa yanggw makan kira-kira sama lah tiap harinya. antara nasi, mie, telor, ayam. minumnya juga kira-kira sama terus yaitu air putih dan coffeemix.

kalo proses pencernaan terjadi secara normal, berarti idealnya bau e'e gw akan sama terus. tapi ternyata baunya akan beda kalo kemarennya gw baru kena angin terus-terusan semaleman. hmm gimana ya cara ndeksripsiin 'bau'? susah deh, yang pasti gw ngamatin bau e'e gw akan beda klo gw lagi sehat dan lagi masuk angin. kadang gw ga sadar kalo gw lagi masuk angin atau ngga, tapi ternyata bau e'e bisa jadi parameter kesehatan gw juga.

yang gw amatin selain e'e, warna dan bau air kencing juga ternyata bisa jadi parameter kesehatan gw. kalo gw lagi banyak minum air putih, warna air kencing gw bening dan hampir ga berbau. kalo gw kurang minum, warna kencingnya kuning banget dan baunya pesing banget. kalo kondisi kurang minum ini dibiarin, lama-lama akan tumbuh bisul di salah satu bagian tubuh gw.

entah gimana mekanisme ini bisa terjadi, tapi yang pasti tubuh punya mekanisme tertentu dan apa yang keluar dari tubuh bisa jadi parameter kesehatan kita.

malemnya, setelah gw nylesein beberapa hal yang mesti diberesin gw main basket sama anak-anak kosan. udah lama banget ga main, mungkin ada kali setengah taun ga main. kita nyewa lapangan 3 on 3. yang ikut ada 10 orang, kita mainnya gantian. baru main bentar (sekitar 5-10 menit) keringet gw langsung keluar deres, nafas juga udah sesek banget. tapi badan ga mau untuk disuruh diem, pengen terus bergerak aja. akhirnya gw main terus-terusan (ditambah lagi ga ada yang mau main nggantiin gw).

beberapa temen sempet kaget juga ngliat 'stamina' gw yang katanya ga capek-capek, tapi sebenernya dada gw udah sesek banget, mata juga udah kunang-kunang, tinggal badan aja yang ga mau disuruh diem. kaya ada sesuatu yang mendesak pengen dilampiasin. kalo gw pikir-pikir lagi, tiap mahluk idup emang pada dasarnya pengen ngelepas energi. udah lama banget energi gw ga disalurin sama kegiatan fisik, dan mungkin momen kemaren lah yang jadi pelampiasannya.

selesai maen, kita cari makan dulu trus langsung pulang. nyampe kos sekitar jam23an. capek, pegel, gerah, ngantuk, akhirnya gw niat mandi trus tidur. abis mandi gw langsung berpose untuk tidur, tapi ternyata tetep ga bisa tidur juga, gw liat jam udah sekitar jam 23.30. gw paksain terus, sempet sih ketiduran tapi ga bertahan lama, jam24an gw tiba-tiba kebangun, mata langsung melek serasa udah seger. tapi badan masih capek dan ngantuk.

kemarennya gw baru tidur jam setengah 6 dan bangunnya jam7.30. dengan berbagai kegiatan membosankan di kampus dan capek gila-gilaan di lapangan basket, berarti seharusnya badan dan pikiran gw udah cukup capek untuk bisa tidur. tapi kenapa ga bisa tidur-tidur juga ya? katanya sih klo mau ngehindarin insomnia tuh dengan nyapein badan secapek-capeknya. tapi kok ga berlaku ya untuk kasus gw kemaren,
ini bukan kejadian yang pertama tapi gw selalu bertanya-tanya kenapa sih gw insomnia?

akhirnya tadi pagi gw baru bisa tidur jam5an dan dengan sangat terpaksa gw baru bangun tadi sore jam 15.30 dan ga sempet ke kantor pos untuk ngirim barang yang paling lambat dikirimnya harus hari ini. ga dateng kuliah lagi.

que sera sera,
whatever will be, will be..

baca selengkapnya..






-------------------------------------------------------------------------------------

constructive ego

Sabtu, 19 September 2009
when u realize that ure surrounded by the great people, and then u realize that ure none compared to them. then u start to stand up and take responsibilities with some hope that people surround u will look after u and share to get their job helped by u. thats what i call a constructive ego.

baca selengkapnya..






-------------------------------------------------------------------------------------

antara saya, kamu, dia dan beliau

Minggu, 13 September 2009
males matiin komputer. klo dimatiin ntar ribet lagi pas nyalainnya. tiap stabilizer dinyalain, monitor langsung eror, pas cpu dinyalain monitor masih eror, pas udah masuk windows monitor masih juga eror. ga bisa nyala, lampu di tombol saklarnya kedap kedip kenceng banget. kalo mau nyalain mesti cabut-colok-cabut-colok kabel power monitornya terus-terusan sampe beberapa kali sambil tombolnya di pencet-pencet terus, baru deh nyala setelah paling cepet 10 menit.

kira-kira ada apa dengan monitor saya ya?

bukan cuma monitor. jaman dahulu kala, saya ga pernah matiin stabilizer, tapi beberapa lama belakangan ini kalo saya matiin komputer saya mesti matiin stabilizer juga. begitu ngeklik 'shut down' di windows, monitor mesti langsung dimatiin (klo ga langsung dimatiin berikutnya lebih susah lagi dinyalainnya), trus ga lama cpu saya mati. ternyata cpu saya masih bekerja seolah-olah perintah shut down adalah perintah restart, jadi langsung nyala lagi. nah, klo mau matiin beneran ya mau ga mau mesti matiin stabilizer pas cpunya mau ngerestart.

kira-kira ada apa dengan cpu saya ya?

monitor dan cpu sama-sama tercolok ke stabilizer. rusaknya cpu dan rusaknya monitor berselang waktunya ga terlalu jauh, cuma sekitar beberapa hari. apa sebenernya masalahnya ada di stabilizer? hmm kenapa baru kepikiran sekarang ya? tapi gimana logikanya? kalo gitu nanti saya coba matiin komputer trus mindahin colokan langsung aja ke colokan di kamar (tanpa pake stabilizer). tapi tenang aja, itu nanti setelah mata saya makin berat dan siap untuk tidur.

-----

jadi sebenarnya otak ini lagi mikir apa sih?

TA mampet. ah itu udah biasa, ga istimewa lagi. TA ya harus mampet, klo ga mampet ga TA namanya. berjam-jam nangkring di depan buku dan kertas megang bolpen coret-coret entah apa. kadang-kadang bukunya cuma ada di layar kaca jadi fungsi bolpen disubstitusi sama papan kunci, fungsi kertas disubstitusi sama layar kaca. tapi rasanya kurang afdol kalo ga coret-coret di kertas. jadilah tangan kanan aktif pindah-pindah antara bolpen-papankunci-bolpen-papankunci. tangan kiri sibuk dikhususkan fungsinya untuk garuk-garuk.

nah sekarang istirahat dulu..

nyantai bareng orangtua bijaksana. 'udah pernah ngobrol ma beliau blom? ngobrol deh, asik tuh. kamu mau ngapain aja beliau siap jadi fasilitator. mau curhat silakan, mau nyanyi-nyanyi silakan, mau diem aja juga silakan. kebetulan momennya saat ini saya nanya sama beliau, "oi, sebenernya gw lagi mikirin apa sih?".

lama nih beliau blom jawab-jawab. beliau cuma sempet bilang "coba lu resapin lagi apa yang lu rasain sekarang. otak lu ga akan jauh-jauh kerjanya dari apa yang lu rasain.". jadilah saya sekarang ceritanya lagi merenung tentang apa yang saya rasain. susah euy, klo udah lama berhadapan sama buku emang saya suka jadi bingung sama apa yang saya rasain. datar. asik sih. tapi ternyata capek kalo mesti nganalisa kaya begini.

kadang saya mikir kalo saya nih orang yang pinter banget. ga perlu waktu lama untuk ngerjain semua hal karena ceritanya saya cepet banget untuk belajar dan bisa nguasain diri dengan sempurna sampe semua yang saya kerjain pasti efektif dan efisien. sebulan terakhir ini saya tiap hari ditegur sama pacar saya yang namanya fluida, dia ngingetin "eh, lu tuh ga pinter tau. lu mesti baca-baca dan nganalisa gw dengan serius, ga boleh mikirin yang lain, kalo lu emang mau kenal gw dengan dalem. eh itu pilihan lu sih, terserah aja deh, gw ga mau maksa.".

setelah saya jalanin hari-hari saya sama dia, ternyata sehari 24 jam juga ga cukup. hmm, kalo saya kerjanya super duper efisien, mungkin dalam 2 bulan saya udah kenal banget sama si fluida , pacar tercinta saya, ini. ternyata saya amat sangat jauh sekali banget banget dari yang mananya efisien. jadi sebagian besar waktu kepake untuk marahin diri sendiri, sibuk njaga konsentrasi tetep pada tempatnya, ngabisin energi cukup gede untuk bisa sadar bahwa saya buang-buang waktu, dan setelah sadar saya butuh sisa energinya untuk ngalahin ego saya yang pengennya seneng-seneng terus dan ga nyambung sama realita.

yah fluida ini emang pacar sejati banget lah. dia ngingetinnya bener-bener tepat sama masalah, dan selalu mbalikin dengan ngasih pilihan yang ngacu ke komitmen saya terhadap dia. gile! hebat sekalski doski! saya jadi mikir untuk nikah ma dia nanti.

oiya, ini baru tentang si fluida. eh lu tau ga sih, dia tuh sebenernya udah janda! dia udah punya anak satu, namanya 'automata'. keren ya namanya! saya juga ga tau deh dia sama suami (atau mantan suaminya) itu gimana hubungannya. tapi cepet atau lambat saya bakal ketemu juga sama anaknya itu. si anak ini pikirannya logis banget! trus cara ngomongnya aneh pula! tapi ya udah lah ya, itu nanti aja saya pikirinnya. si fluida ini aja masih susah untuk dimengerti.

"gitu tuh jawaban pikiran gw, menurut lu gimana?", saya nanya lagi ke sang orangtua bijaksana (bukan pak satria! doi sih pembimbingnya si gilang.). trus beliau njawab lagi dengan bijaknya, "menurut lu gimana?". dan saya langsung diem sesaat, bingung ga siap dengan pertanyaan balikan kaya gitu.

sesaat telah berlalu, 'saat' tuh apa sih? kenapa ada istilah 'sesaat' atau 'satu saat'? apa istilah 'dua saat' 'tiga saat' juga berlaku? entah deh, yang pasti di 'saat ke tujuh' saya mulai nyoba untuk njawab pertanyaan sang orangtua bijaksana, "yah gimanapun juga kan semuanaya butuh proses, kerjain aja satu per satu, waktu biarlah menyesuaikan, selama ga lebih dari batas waktu yang udah pernah ditetapkan sama orang tata usaha. yang blom perlu dipikirin ga usah dipikirin dulu, yang pasti-pasti aja deh.".

fluida-automata-pariwisata-keluarga. kenapa diakhiri sama huruf a semua sih? norak banget yak.

yah emang musuh saya adalah diri saya sendiri. motto saya tuh berubah-ubah, mulai dari "yang penting senang", trus ganti jadi "santai pangkal pandai". sekarang sama mau bikin satu motto yang memuat dua motto sebelomnya. apa ya?

kenapa juga dua motto sebelomnya mesti dimasukin? bikin ribet aja! yah gimana pun kita sekarang kan hasil dari kita yang dulu. kita ga akan pernah bisa mbuang masa lalu kita. apa yang kita lakukan jaman dulu kan berawal dari pemikiran kita jaman dulu. pemikiran kita jaman sekarang juga merupakan buah dan perkembangan dari pikiran kita jaman dulu. jadi pikiran kita jaman sekarang sebaiknya (ni menurut saya) memuat pemikiran kita sebelomnya. karena hidup kita adalah satu proses yang berkelanjutan, kalo ada tahap yang sama sekali berbeda dari tahap sebelomnya, bisa dibilang kita mulai lagi dari awal (harus siap dengan segala macem konsekuensi dari memulai suatu proses baru) atau kita membohongi diri sendiri.

"berkarya dengan santai dan senang". ini aja deh: singkat, jelas, padat, ngena di hati.

karya menurut saya tuh hasil dari cipta rasa dan karsa.

cip·ta n kemampuan pikiran untuk mengadakan sesuatu yg baru; angan-angan yg kreatif
ra·sa 4 tanggapan hati thd sesuatu (indra)
kar·sa n 1 daya (kekuatan) jiwa yg mendorong makhluk hidup untuk berkehendak; 2 kehendak; niat

dimulai dengan tanggapan hati akan sesuatu, dilanjutkan dengan kehendak yang dinyatakan dengan niat, lalu fokus dan membiarkan pikiran kreatif menghasilkan sesuatu yang unik dan bernilai, dan jelas semoga bermanfaat. dilakukan dengan langkah demi langkah kecil, satu per satu, tetap santai dan selalu berusaha senang di dalamnya.

saya ga bisa ngomong apa-apa lagi, saya harap kamu bisa ngerti kondisinya dan ga nambah nyusahin saya dengan susahnya matiin dan nyalain kamu lagi, lagian dia masih nunggu untuk dimengerti, dan terima kasih kepada beliau yang sekali lagi memfasilitasi saya untuk nemuin sebuah motto
berkarya dengan santai dan senang
terima kasih orangtua.

baca selengkapnya..






-------------------------------------------------------------------------------------